6 Makanan Khas Gresik yang Perlu Anda Coba

wandtel

6 Makanan Khas Gresik yang Perlu Anda Coba

6 Makanan Khas Gresik yang Perlu Anda Coba
Mytrip123.com

Makanan Khas Gresik –  Gresik merupakan salah kabupaten yang berada di Jawa Timur, disana ada makanan khas Gresik yang lezat sekali. Bila Anda mengunjungi atau mampir dikota tersebut maka sempatkan untuk mencoba seluruh masakan kuliner yang berada disana. Makanan khas Gresik menawarkan cita rasa yang lezat, bahkan tidak hanya satu jenis masakan saja yang rasanya lezat. Melainkan semua masakan disana memiliki rasa yang enak dan memanjakan lidah.

Merasakan masakan khas berbagai daerah itu menyenangkan, selain dapat mengisi perut yang lapar namun juga bisa merasakan keunikan rasa makanan yang berada pada setiap daerah. Salah satu makanan yang harus dicoba yaitu masakan dari kota Gresik.
Apakah makanan khas Gresik menarik untuk dicoba? Tentu saja sangat menarik, karena pilihan makannya begitu beragam dan memiliki cita rasa sangat enak. Berikut ini merupakan makanan khas Gresik yang dapat Anda coba.

1. Sego roomo

Sego roomo
Kmstour

eatshowandtell – Seperti daerah lain, Gresik juga memiliki berbagai jenis makanan khas. Sayangnya, profesi Gresik sangat sedikit. Sego Roomo adalah salah satu kuliner di Gresik. Sego Roomo adalah kelezatan asli Desa Roomo di Kabupaten Gresik Kecamatan Manyar. Sebagian masyarakat Gresik menyebutnya bubur Roomo. Disebut demikian karena bentuk atau teksturnya mirip bubur.

Saat menyajikan Sego Roomo, nasi diletakkan di atas wadah daun pisang yang disebut takir. Lalu beri sayur dan biskuit, dan beri kuah kuning bernama Roomo. Lalu taburkan santan yang terbuat dari parutan kelapa goreng di atas bumbu halus, jangan lupa tambahkan sambal. Dengan kata lain, restoran kuliner ini memiliki sejarah panjang dengan seorang wanita paruh baya yang kebingungan ingin berkeluarga di Desa Roomo, salah satu kecamatan di kabupaten Gresik Manya.

Kemudian, wanita itu bertemu dengan seorang wali dan diberitahu tentang saran untuk menjual desa tersebut. Wanita ini bingung dengan arti “menjual desa”. Hingga akhirnya, perempuan tersebut memahami perkataan salah satu wali, kemudian menjual nasi aneh tersebut, yang kini warga sebut dengan Nasi Roomo. Bumbu dalam makanan ini lebih mirip Sate Padang Madura atau Longtong Manggul. Namun, Nasi Roomo memiliki keunikan tersendiri, sehingga Anda akan merasa berbeda.

Sementara bagi yang belum pernah mencicipi Sate Padang atau Longtong Manggul, menikmati rasa Nasi Roomo bisa jadi sedikit aneh dan “negatif” (istilah Jawa). Namun, jika Anda mencoba tiga atau empat suapan, rasa aneh tersebut perlahan akan menjadi gurih dan asin, sehingga Anda akan menikmati cita rasa khas kota pesisir Kabupaten Gresik.

2. Martabak usus

Martabak usus
cookpad.com

Kata martabak sendiri berasal dari bahasa arab MATABAK yang artinya lipat. Di Gresik, pedagang matabak yang berani selalu sibuk dengan pembeli. Martabak ini berbeda dan unik, adonan telornya diisi dengan bihun dan usus ayam, dibumbui dengan terasi, asin dan pedas.

Bu Sri berada di Jl. Jual martabak usus. Abdul Karim nongkrong di depan MI NU Teratai Gresik, dekat warung nasi krawu di Bu Tiban. Ibu Sri sudah puluhan tahun berjualan keju matabak usus halus, tidak hanya membuat keju matabak yang diisi bihun dan usus halus, tetapi juga diisi dengan belungan dan tetelan.

Keju Matabak Bu Sri punya yang istimewa, ia menambahkan serpihan cabai ke dalam sambal sesuai jumlah yang diminta pembeli. Martabak Bu Sri memang lebih enak dibandingkan dengan penjual martabak usus lainnya, bagian dalamnya lebih renyah dan isinya lebih padat.

Salah satu pelanggan setia Bu Sri adalah dia, dan dia tidak pernah pindah ke tempat lain selama delapan tahun. Harganya juga terjangkau, hanya 8.000 per bibit. Buat kalian yang di Gresik tidak apa-apa mampir dan menikmati Martabak Bu Sri yang enak, jangan sampai telat datang, karena pasti kelelahan.

Baca Juga : 7 Makanan Khas Cilacap yang Enak dan Bikin Ngiler

 

3. Nasi krawu Gresik

5f3539902325d
kompas.com

Nasi Krawu merupakan makanan tradisional yang terdiri dari nasi dan berbagai makanan pendamping seperti daging cincang, sambal dan poyah atau rujak yang terbuat dari parutan kelapa. Makanan ini biasanya dimakan di atas daun pisang dan sering disebut pinkok. Nasi Krawu adalah salah satu ciri khas Gresik, Jawa Timur.

Meski disebut sebagai makanan khas Gresik, sebenarnya Nasi Krawu ini berasal dari Madura. Makanan tersebut kemudian dibawa ke Gresik oleh pendatang dari Madura, di mana mereka mencoba untuk menjualnya. Karena rasanya yang unik dan sangat enak, nasi krawu mulai dikenal oleh masyarakat Gresik dan menjadi salah satu makanan khas daerah tersebut.

Nama Nasi Krawu sendiri berasal dari kata krawuk, dan di mata masyarakat Gresik berarti “mengambil sesuatu dengan tangan”. Karena kebanyakan penjual hanya mengandalkan servis manual dan penyiapan menu, banyak orang yang menyebutnya Nasi Krawu / Sego Krawu.

Salah satu keistimewaan dari Nasi Krawu ini adalah lauknya yang terdiri dari daging cincang, Sharondon dan Sambal. Daging sapi cincang adalah daging sapi yang dimasak dengan organ bagian dalam (seperti babat, usus, hati) kemudian dicincang. Kemudian Serundeng direpresentasikan dalam dua warna yaitu kuning dan merah. Sedangkan sambal merupakan sambal pedas dengan rasa yang khas dan sangat menggugah selera.

Nama Nasi Krawu sendiri berasal dari istilah krawuk, yang dalam istilah masyarakat Gresik berarti “mengambil sembarang dengan menggunakan tangan”. Karena kebanyakan penjual menyajikan dan menyiapkan menunya hanya menggunakan tangan, sehingga banyak yang menyebutnya Nasi Krawu/ Sego Krawu.

Salah satu keistimewaan Nasi Krawu ini terletak pada lauk pauknya yang terdiri dari daging suwir, serundeng dan sambalnya. Daging suwir ini merupakan daging sapi yang dimasak bersama jeroan sapi seperti babat, usus, hati dan kemudian disuwir-suwir. Lalu untuk serundengnya disajikan dalam dua varian warna, yaitu kuning dan merah. Sedangkan untuk sambalnya merupakan sambal pedas yang memiliki rasa khas dan sangat menggugah selera.

Pengolahan nasi pada Nasi Krawu ini sama saja seperti nasi putih biasanya, namun yang terpenting adalah pengolahan lauk pauknya. Untuk daging suwirnya terbuat dari bahan seperti daging sapi, babat, usus dan hati yang dimasak dengan cara disemur dengan bumbu khusus sehingga menghasilkan rasa yang sangat khas. Setelah daging semur itu matang, kemudian daging sapinya disuwir-suwir, sedangkan bahan jeroan dipotong kecil-kecil.

Kemudian untuk serundengnya terbuat dari parutan kelapa yang diolah menjadi dua varian rasa, yaitu rasa gurih pada serundeng berwarna kuning dan rasa pedas pada serundeng berwarna merah. Selain itu untuk sambalnya merupakan sambal terasi yang dibuat dengan bumbu khusus sehingga memiliki rasa yang khas dan nikmat.

Nama Nasi Krawu sendiri berasal dari istilah krawuk, yang dalam istilah masyarakat Gresik berarti “mengambil sembarang dengan menggunakan tangan”. Karena kebanyakan penjual menyajikan dan menyiapkan menunya hanya menggunakan tangan, sehingga banyak yang menyebutnya Nasi Krawu/ Sego Krawu.

Salah satu keistimewaan Nasi Krawu ini terletak pada lauk pauknya yang terdiri dari daging suwir, serundeng dan sambalnya. Daging suwir ini merupakan daging sapi yang dimasak bersama jeroan sapi seperti babat, usus, hati dan kemudian disuwir-suwir. Lalu untuk serundengnya disajikan dalam dua varian warna, yaitu kuning dan merah. Sedangkan untuk sambalnya merupakan sambal pedas yang memiliki rasa khas dan sangat menggugah selera.

Pengolahan nasi pada Nasi Krawu ini sama saja seperti nasi putih biasanya, namun yang terpenting adalah pengolahan lauk pauknya. Untuk daging suwirnya terbuat dari bahan seperti daging sapi, babat, usus dan hati yang dimasak dengan cara disemur dengan bumbu khusus sehingga menghasilkan rasa yang sangat khas. Setelah daging semur itu matang, kemudian daging sapinya disuwir-suwir, sedangkan bahan jeroan dipotong kecil-kecil.

Kemudian untuk serundengnya terbuat dari parutan kelapa yang diolah menjadi dua varian rasa, yaitu rasa gurih pada serundeng berwarna kuning dan rasa pedas pada serundeng berwarna merah. Selain itu untuk sambalnya merupakan sambal terasi yang dibuat dengan bumbu khusus sehingga memiliki rasa yang khas dan nikmat.

Salah satu ciri khas dari Nasi Krawu ini adalah penyajiannya yang disajikan di atas selembar daun pisang atau pincuk’an. Daun pisang tersebut kemudian diisi nasi dan disusul dengan daging suwir, serundeng dan yang terakhir adalah sambal. Untuk penyajian Nasi Krawu ini biasanya dibagi menjadi dua jenis, yaitu Nasi Krawu Basah dan Nasi Krawu Kering. Apabila Nasi Krawu Basah biasanya diberi sedikit kuah, sedangkan untuk Nasi Krawu Kering biasanya tanpa kuah.

Nasi Krawu ini merupakan makanan tradisional yang sangat terkenal di Gresik, Jawa Timur. Di sana cukup banyak penjual yang menjajakan makanan satu ini sehingga kita tidak susah untuk menemukannya. Setiap penjual biasanya memiliki ciri khasnya masing-masing, baik dalam segi rasa maupun penyajian. Sehingga kita harus mencari yang sesuai dengan selera kita sendiri.

Sekian pengenalan tentang “Nasi Krawu Makanan Tradisional Dari Gresik, Jawa Timur”. Semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan anda tentang aneka kuliner tradisional di indonesia.

Baca Juga : 10 Kue dan Jajanan Pasar Unik Khas Sumatera

 

4. Otak-otak bandeng Gresik

Otak-otak bandeng Gresik
cookpad.com

gresikkab.go.id – Puluhan toko jajanan Gresik di Jalan Veteran selalu menjadi tujuan pembeli luar kota yang ingin membeli oleh-oleh tradisional.Di antara sekian banyak jajanan dan kue yang dijual di toko oleh-oleh, seperti Pudak, Jubung, Otak-otak food Bandeng, The Traditional Legend Minuman paling populer di kalangan wisatawan saat Idul Fitri sebagai suvenir atau makanan di rumah.

Mulai Ramadhan hingga H-1 Idul Fitri 1440 Hijriah, pedagang bisa mendapatkan penghasilan ratusan ribu hingga jutaan rupiah dalam sehari. Apalagi satu minggu sebelum Idul Fitri hingga Idul Fitri.

Diakuinya, jajanan seperti Pudak dan Jubung selalu dibeli wisatawan, bukan jajanan lain. Sementara itu, jenis makanan dan minuman, otak bandeng, dan minuman tradisional Legenda menjadi dua oleh-oleh yang paling laris saat Idul Fitri.

Soal harga, perempuan berusia 43 tahun itu mengaku tak menaikkan harga meski sudah mendekati Lebaran. Misal, jajanan pudak berisi seikat sepuluh biji dihargai Rp 25.000, dan sekotak kue jubung dihargai Rp 7.500.

Siti melanjutkan, oleh-oleh seperti makanan otak bandeng ukuran besar dihargai 60.000 rupee dan oleh-oleh ukuran sedang dihargai 50.000 rupee. Sementara minuman tradisional susu kedelai dijual dengan harga Rp per botol. 12.000.

Siti mengatakan: “Saya tidak akan menaikkan harga jual jajan di sini, saya akan menjualnya seperti biasa. Alhamdulillah, saat Ramadhan dan menjelang lebaran selalu banyak pembeli dari dalam dan luar kota yang pulang untuk membeli oleh-oleh,” kata Siti. ,

Sedangkan Ninik Handayani adalah salah satu pemudik asal Sumbawa, Nusa Tenggara Barat yang baru tiba di Gresik menuju Ramonggan yang merupakan rumahnya. Membawa kembali Sumbawa. “Iya saya baru sampai sore ini. Saya pulang ke Ramon Gan. Saya sengaja mampir untuk membeli Puda di Greswick sebagai oleh-oleh keluarga di Ramon Gan. Saya penasaran dengan rasa dari jajanan puda ini. Harganya tidak terlalu mahal , Saya membeli lima bundel Pudak.

5. Jubung

Jubung
iNews.id

Jenang jenang adalah jajanan khas Gresik. Bentuknya juga sangat unik, yang sangat berbeda dengan Chenan. Cenang Cenang cenderung memiliki rasa yang kenyal, lembut, asin dan manis. Bubur khas di Greswick ini memiliki rasa yang unik. Proses pembuatannya tidak mudah.

Jenang jubung terbuat dari beras ketan hitam, direndam selama empat jam, kemudian dikeringkan dan digiling hingga menjadi tepung ketan hitam. Lalu campur dengan gula pasir dan santan. Setelah itu dicetak di atas daun pinang yang sudah dikeringkan yang disebut “OPE” yang merupakan cetakan bulat alami. Jangan lupa taburkan biji wijen di atasnya, karena salah satu hal yang paling unik dari Chenan adalah taburan biji wijen di atasnya.

Nah, karena kelezatannya, Cenans kerap diburu wisatawan sebagai oleh-oleh. Namun Anda tidak perlu khawatir, karena di Gresik banyak terdapat toko oleh-oleh yang menjual Jeanne Jeanne. Bahkan pemilik bisnis Cenang Cenang mempromosikan perusahaan Cenang Cenang-nya ke seluruh nusantara. Oleh karena itu, Anda tetap bisa memesan secara online bagi yang tidak berada di dalam kota Gresik. Namun, jika memesan dari luar kota, rasanya tentu tidak sebaik rasa yang dibeli langsung dari kota.

Oleh karena itu, jenang jenang wajib dicoba saat berkunjung ke Kota Gresik. Dan jangan lupa jadikan Cenang Cenang sebagai oleh-oleh khas.

6. Bonggolan

Bonggolan
Lifestyle-okeZone.com

Anda kebetulan menginap di Gresik, Jawa Timur, jangan lupa cicipi makanan khasnya.

Salah satunya dibesarkan. Jajanan berbentuk oval ini dibuat dengan bahan dasar daging ikan yang dibungkus dengan pati dan dicampur dengan bawang putih dan garam. Biasanya disajikan dalam irisan.

Rumpun tersebut juga dibungkus dengan daun pisang, seperti sekilas. rasa? Jangan tanya lagi.

Seperti yang sudah disebutkan di atas, bahan utama pembuatan makanan ini adalah ikan laut asli dan segar, sehingga memiliki rasa asin yang menggugah selera.

Di kawasan pesisir Gresik, khususnya Gresik Utara akan banyak dijumpai benjolan. Mulai dari kawasan Kemcamang Bungah hingga kawasan Sidayu. Harganya pun relatif terjangkau, mulai Rp 6.000 hingga Rp 8.000 per bungkus.

Share this:

Next Post

10 Oleh-Oleh Khas Bogor yang Populer

10 Oleh-Oleh Khas Bogor yang Populer Oleh-Oleh Khas Bogor – Bogor populer selaku destinasi darmawisata yang terkenal untuk masyarakat ibukota. Dikala akhir minggu, jalanan di Bogor hendak dipadati dengan alat transportasi yang berawal dari Jakarta. Pemandangan bagus, obyek darmawisata menarik serta hawa yang adem, jadi energi raih wilayah yang dinamai‘ […]
10 Oleh-Oleh Khas Bogor yang Populer

Subscribe US Now