10 Jajajan Pasar Khas Jawa

wandtel

10 Jajajan Pasar Khas Jawa

8 Makanan Bersantan Khas Dari Indonesia Kalau bicara masakan Indonesia sepertinya tidak akan pernah ada habisnya. Selalu ada makanan yang menarik untuk dijelajahi. Apakah itu makanan legendaris saat ini. Tak hanya itu, masakan Indonesia juga terkenal dengan kelezatannya. Jenis makanan kelapa ada banyak sekali di Indonesia. Makanan santan yang paling familiar di Indonesia adalah tinggi lemak, gulai dan kari. Selain berbahan dasar santan, ketiga makanan ini juga memiliki campuran yang mirip. Kenapa Indonesia bisa minum begitu banyak santan? Menurut pakar kuliner nusantara Siska Soewitomo, dahulu kala nenek moyang orang Indonesia sangat dekat dengan pohon kelapa. Pohon kelapa mudah ditemukan dimana-mana. Keberadaan pohon kelapa ini merupakan awal mula masakan Indonesia begitu gemar menggunakan santan. Kedatangan negara-negara lain di Indonesia untuk perdagangan rempah-rempah juga memperparah keadaan ini, dan akhirnya makanan antara bumbu dan santan tercampur sempurna. Kali ini kita akan membahas masakan Indonesia yang terbuat dari santan kental. Apa rasa khas santan Indonesia? Yuk simak daftarnya di bawah ini. 1. Opor Jenis masakan pertama yang sangat khas di Indonesia ini biasanya dilakukan pada saat perayaan Idul Fitri dan Idul adha. Biasanya dipadukan dengan ketupat, rasanya sangat enak. Opor berwarna putih karena tidak dicampur dengan kunyit. Untuk jenis dagingnya bisa berupa ayam atau makanan lainnya. Intinya, produk asli Indonesia ini punya rasa sakral yang bikin lidah menggila. Opor ayam merpukam sejenis ayam kari Indonesia. Kelezatan ini dikenal luas di daerah lain. Nyatanya hampir seluruh wilayah Indonesia. Opor ayam sebenarnya merupakan salah satu jenis ayam yang direnus yang kemudian dicampur dengan bumbu kental santan, ditambah serai, kencur, dan bumbu lainnya. Ayam opor merupakan salah satu makanan yang sudah ada sejak jaman dahulu kala. Ayam biasanya dimakan oleh orang biasa yang tidak bisa makan daging di masa lalu. Karena daging dulunya disediakan oleh keluarga kerajaan. Karena ingin menikmati hidangan serupa, ia menciptakan opor ayam. Hingga saat ini, opor menjadi sajian sederhana yang sangat digemari oleh semua kalangan. Karena rasanya yang tidak terlalu kuat, dan persiapannya yang relatif mudah membuatnya cocok untuk sarapan, makan siang, atau makan malam. 2. Gulai Indonesia memiliki ragam makanan khas yang sangat erat kaitannya dengan kebiasaan makan masyarakat negaranya, yaitu nasi, sambal, biskuit dan minuman seperti teh atau kopi. Selain itu, makanan di nusantara tidak lepas dari penganan. Lihat saja di Patong dan Anda bisa menemukan berbagai macam gulai, mulai dari gulai sayur seperti gulai nangka atau gulai kacang hijau, hingga gulai yang berdaging seperti gulai ayam dan gulai kepala ikan. Tak hanya itu, ada jenis gulai lain di daerah lain di Indonesia. Lantas bagaimana sebenarnya makanan yang kaya rempah dan santan ini bisa masuk ke Tanah Air? Menurut pakar kuliner Arie Parikesit, gulai Indonesia sendiri dipengaruhi oleh India, khususnya India Selatan atau Tamil Nadu. Gulai terus berkembang di Sumatera. Gulai pertama Sumatera berkembang, dipengaruhi oleh India, namun cita rasa India benar-benar berubah oleh berbagai bumbu dan rempah khas nusantara. Isiannya tidak lagi sama, hampir semua protein hewani, hingga aneka sayuran menjadi isian gulai khas indonesia. Perjalanan gulai berlanjut hingga ke Pulau Jawa. Namun di Jawa, kecap atau gula merah digunakan untuk mengencerkan rasa gulai hingga bumbu keras seperti kapulaga tidak lagi digunakan. Pada saat yang sama, kari sayur yang banyak digunakan di Sumatera tidak dikembangkan di Jawa. Di Jawa, kari hanya menangani kambing, sapi, ayam, dll. Banyak beberapa jenis gulai yang ada di Indonesia seperti: - Gulai ayam - Gulai cubadak - Gulai belacan - Gulai tunjang - Gulai kepala ikan - Gulai cempedak - Gulai pakis - Gajebooh 3. Lodeh Sayur lodeh adalah salah satu makanan khas Indonesia yang paling populer. Sayur ini sangat terkenal di masyarakat jawa, dan menggunakan santan sebagai bahan dasar sopnya. Sedangkan untuk isinya, sayur kohlrabi biasanya menggunakan labu kuning, kacang panjang dan terong. Bicara soal rasa, saturur lodeh umumnya asin dan manis, yang bisa merusak lidah kapan saja. Tidak ada catatan pasti tentang asal atau sejarah sayuran lodeh tersebut. Namun ada beberapa cerita menarik di balik sayur lodeh. Mulai dari kisah tentara Mataram yang menyerang Batavia hingga kisah presiden pertama Indonesia, Soekarno, saat bertemu dengan Siti Suhartini. Di Yogyakarta, sayur lodeh yang disajikan dalam parade bawah laut dilambangkan sebagai penolakan terhadap Bala. Hal tersebut tidak terlepas dari 12 komponen yaitu labu kuning, kacang panjang, terong, kluvi, daun soda (daun melinjo), kulit mlinjo, labu siam, pepaya, nangka, kubis, sayur bayon dan kecambah. Pada tahun 2005, Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta para nelayan di pesisir Kulon Progo untuk memasak kepala besar dan memahami jejak alam. Saat itu, badai besar yang melanda pantai Australia sedang bergerak menuju Jawa. Konon saat terjadi badai salju (masa sulit), Sudan juga mengajak masyarakat untuk memasak 12 jenis sayur mayur, yaitu sayur lodeh. 4. Kari Kari ataupun kuah yang diketahui dengan gelar kare di Indonesia merupakan gelar dari bermacam berbagai sup yang dimasak dengan bahan supaya mempunyai perasaan rasa yang khas serta pedas. Kari asalnya dari Asia Selatan spesialnya wilayah India, India sudah menjalar ke semua negeri di area Asia Pasifik serta Eropa. Terdapat bermacam berbagai bahan serta bahan yang dipakai buat membuat kari, tidak terbatas pada ketumbar, kunyit, cabai, cabe, serbuk cabe, jinten, kusen manis, kapulaga, adas manis, krabet, adas, daun damai Korea serta cengkeh. Tipe bahan yang dipakai terkait pada tipe kari serta negeri asal makanan. Curry powder( serbuk kari) ataupun serbuk kari ialah kombinasi dari bermacam bahan serta rempah yang awal kali dilewatkan oleh orang Inggris pada era Kerajaan Inggris sebab mereka merindukan kari India. Dalam bahasa Dravida, kari merujuk pada saus bahan ataupun sayur- mayur dalam saus. Tutur kegiatan Tamil karughi berarti menggoreng( ataupun membakar) dengan berat. Di Kannada, kari pula ialah semacam gorengan ataupun gorengan. Dalam sebagian bahasa India Selatan, kari dengan cara literal berarti lauk( bermacam sayur- mayur serta persembahan daging) yang dikonsumsi dengan nasi ataupun roti. Di negara- negara Barat, kari sudah jadi kosakata bahasa Inggris buat bermacam santapan khas Asia Selatan serta Asia Tenggara yang dimasak dengan bermacam bahan. Ketenaran kari sudah bertumbuh dari anak daratan India jadi repertoar makanan bumi. Tiap negeri mempunyai tipe kari sendiri yang cocok dengan hasrat warga di negeri itu. Kari sudah jadi makanan bumi, serta sudah diadopsi oleh makanan Thailand, makanan Inggris serta makanan Jepang. 5. Rendang Nyaris seluruh orang yang bermukim di Indonesia memahami rendang. Ketenaran rendang sebab banyaknya restoran Padang di tiap ujung kota Indonesia. Awal mulanya, rendang merupakan santapan khas Padang ataupun Sumatera Barat. Asal muasal kata rendang berasal dari arti kata “merandang”, yaitu merebus santan secara perlahan hingga menjadi kering (kering). Kaldu dimasak lama sampai kaldu mengering.Selain itu, rendang juga sudah terdaftar sebagai makanan khas Indonesia oleh UNESCO. Sedikit tips unruk kalian jika ingin membuat rendang: - Sebaiknya pilih kelapa yang sudah tua (kental dan lebih keras) untuk mengentalkan santan. Saat memeras santan, terutama saat mengayak dan memeras, gunakan tangan untuk memperkuat rasa. - Perhatian juga harus diberikan pada pemilihan dan pengolahan paprika. Biasanya sambal hijau pada masakan Padang menjadi pelengkap agar makanan semakin enak. - Sedangkan untuk membuat sambal dengan rasa sesuai resep asli Sumatera Barat, pastikan memilih cabai hijau keriting yang tidak terlalu besar dan tidak mudah menjalankannya, agar rasa pedas dan kandungan air pada sambalnya pas. 6. Celimpungan Celimpungan adalah makanan khas Sumatera Selatan. Bahan dasar serempegan adalah sagu, tepung ikan dan empek-empek, juga dari Sumatera Selatan. Perbedaan keduanya terletak pada bentuk dan kuahnya. Celimpungan berbentuk bulat, diameter 10 cm, dan sangat tipis (pipih). Kuahnya dibuat dengan santan dan bumbu lainnya. Celimpungan dimakan dengan sambal goreng terasi. 7. Gudeg Gudeg merupakan salah satu makanan khas Indonesia dan terkenal dengan kelezatannya. Hidangan ini merupakan hidangan tradisional khas Yogyakarta dan Jawa Tengah di Indonesia. Dalam perkembangannya, masyarakat mengenal orang Gude yang terkenal di Yogyakarta sehingga kota ini dikenal dengan nama kota Gude. Sejarah hangat Yogyakarta dimulai dengan dibangunnya Kerajaan Mataram Islam di atas alas Mentaok di kawasan Kotagede pada tahun 1500-an. Gudeg sebenarnya bukan dari kerajaan, tapi dari masyarakat. Pada abad ke-19, hanya sedikit orang yang menjual labu. Ketika Presiden Sukarno mendirikan Universitas Gajah Mada (UGM) hingga sekarang, Gudeg mulai populer dan banyak diperdagangkan pada tahun 1940-an. Gudeg terbuat dari nangka muda mentah (bahasa Jawa: gori). Butuh beberapa jam untuk menyelesaikan produksi. Gooden dimasak dengan gula aren, santan dan bumbu lainnya, termasuk bawang putih, bawang merah, hazelnut, biji ketumbar, lengkuas, daun salam, dan daun jati untuk membuat masakan menjadi coklat kemerahan. Dengan mencampurkan bumbu-bumbu tersebut, kehangatannya bisa dibuat nikmat, dan memiliki cita rasa yang unik dan nikmat sesuai dengan cita rasa orang jawa.Warna coklat biasanya terbuat dari daun jati yang dimasak bersama. Gudeg biasanya dimakan dengan nasi dan disajikan dengan santan kental (areh), ayam kampung, telur, kacang-kacangan, tahu dan sambal goreng krecek. Ada beberapa jenis lem. Basah dan kering. Pektin kering hanya mengandung sedikit santan, sehingga kuahnya lebih sedikit, sedangkan pektin basah mengandung banyak santan. Gudeg paling banyak ditemukan di Yogyakarta, karena daun jati ditambahkan untuk pewarna, biasanya warnanya lebih manis, lebih kering dan agak kemerahan. Gudeg Solo dari Surakarta lebih encer dan kental, dengan banyak santan, dan karena biasanya tidak ditambah daun jati maka warnanya menjadi putih. Yogyakarta (Gudeg Yogyakarta) biasa disebut "gudeg merah", dan pemain solo Gudeg Solo disebut juga "gudeg putih". Rasa Gouda khas Jawa Timur lebih pedas dan lebih pedas dibanding rasa manis khas Yogyakarta. 8. Garang asem Namanya garang asem yang merupakan makanan khas Grobogan di Provinsi Jawa Tengah, karena rasanya yang unik kini telah menyebar ke berbagai daerah. Dengan Rasa asam yang bercampur dengan pedas. Garang Asem adalah makanan tradisional Jawa Tengah, khususnya Grobogan. Makanan ini berbahan dasar ayam dan rempah-rempah. Garang asem adalah lauk nasi. Keunikan asam garang adalah rasanya yang asam dan pedas. Rasa inilah yang menjadi asal muasal nama makanan panas dan asam. Asam garang berasal dari Grobogan, namun lambat laun menyebar ke daerah lain di Jawa Tengah dalam berbagai bentuk. Garang asam akhirnya menjadi makanan tradisional di Semarang, Demak, Kudus, Pati dan Pekalongan. Tentunya membuat masakan asam garang tidak sulit. Sarana yang digunakan adalah ayam, santan dan beberapa bumbu seperti bawang merah, bawang putih, cabai, daun salam, serai, lengkuas, jahe dan belimbing untuk membuat rasa asam. Potong semua bumbu menjadi irisan tipis dan campur dengan potongan ayam. Bungkus adonan ini dengan daun pisang dan kukus hingga matang.
Roomme.id

 

Jajajan Pasar Khas Jawa – Jajanan pasar merupakan makanan tradisional Indonesia yang banyak diperdagangkan di pasaran, khususnya di pasar tradisional. Dalam arti lain, ada berbagai macam kue yang awalnya diperdagangkan di pasar tradisional. Meski fast food dan modern food sudah banyak beredar, bahkan didatangkan dari luar negeri, namun jajanan pasar tetap digemari karena beberapa hal, di antaranya makanan yang relatif terjangkau dan rasanya enak, serta menawarkan banyak pilihan yang berbeda. Kalau orang Jawa makan jajan pasar ini di atas meja, namanya berubah menjadi penny atau nyamikan atau snack.

Indonesia terkenal dengan kekayaan kulinernya, oleh karena itu banyak sekali makanan khas Indonesia yang digandrungi oleh dunia internasional. Padahal orang Indonesia sering makan pasta dan masakan asing lainnya. Ternyata selain jajanan khas Jawa yang murah meriah dan mudah ditemukan di pinggir jalan, rasanya lebih enak dari pada makanan dari luar.

1. Arem-arem

Arem-arem
Kompas.com

eatshowandtell – Arem-arem adalah jajanan serupa lemper, yaitu nasi isi sayur atau sambal goreng yang dibungkus dengan daun pisang. Arem-arem adalah alternatif sarapan yang populer. Biasanya ukurannya di atur lebih besar dari lemper. Arem-arem merupakan jajanan khas Kota Kebumen dan juga bisa ditemukan di Yogyakarta, Solo dan daerah lain di Jawa.

Selama proses pembuatannya, isian daerah yang biasanya berupa sambal goreng sudah jadi. Kemudian nasi dimasak. Kemudian letakkan nasi yang setengah matang di atas permukaan yang rata, letakkan isinya di atasnya, dan gulung bersama nasi. Selanjutnya, bungkus gulungan dengan daun pisang dan kukus. Sebelum membungkus dengan daun pisang, bungkus nasi gulung dengan telur dadar tipis. Dalam pemanfaatan beras, Lemper berbeda dengan arem arem. Lemper menggunakan beras ketan sebagai pengganti nasi. Sedangkan arem arem menggunaklan beras.

2. Kue Coro Bikan

Kue Coro Bikan
Ini Aku

Untuk penggemar jajanan tradisional tentu telah tidak asing lagi dengan jajanan yang satu ini. Carabikang ataupun yang lazim diketahui dengan kue Bikang ialah salah satu jajanan khas Surabaya. Kue bunga bundar ini dibuat dari kombinasi aci beras, santan serta gula. Kue bikang umumnya dimasak dalam edisi, apabila telah berbusa lekas keluarkan dari edisi supaya mengembang serta nampak semacam bunga.

Warga Surabaya umumnya memakan kue bikang kala pagi ataupun petang hari. Kue bikang pula nikmat dimakan sambil ditemani segelas kopi ataupun teh. Bila memakan kue bikang, hendaknya memilih kue bikang yang sedang hangat. Alasannya, dalam kondisi hangat kue bikang hendak terasa lebih nikmat serta enak.

Kue Bikang biasanya mudah ditemukan di pasar tradisional. Di Surabaya, kue Bikang terkadang ditawarkan di tempat-tempat tertentu.

3. Lumpia

Lumpia
detikFood

kompas.com – Warga di Semarang serta sekelilingnya tentu telah tidak asing lagi dengan Lumpia. Santapan khas Semarang ini kadangkala diucap” Lempia” serta ialah jajanan konvensional Jawa Tengah. Tetapi, sedikit orang yang menyangka lumpia Semarang ini mempunyai asal ide ideologis yang jauh sampai kesimpulannya jadi hidangan terkenal di golongan warga. Lumpia ialah santapan khas Semarang yang berasal dari pertembungan kuliner antara Tionghoa serta Jawa ratusan tahun dahulu.

Persembahan manis serta enak ini bermuatan anak buluh, ayam, udang, serta lapisan pipih berbahan aci yang menghiasi tiap ceruk kota Semarang, bunda kota Jawa Tengah. Jajanan ini amat terkenal, banyak dijual di orang dagang kaki 5, restoran, serta jadi bawaan khas kota ini.

Julukan lumpia ataupun lunpia ini awalnya berasal dari bahasa Hokkien,” lun” ataupun” lum” maksudnya halus, serta” pia” maksudnya kue. Pada awal mulanya lumpia di Semarang ini tidak digoreng, alhasil cocok dengan maksud lumpia ialah kue yang benyek. Pemodivikasian ini terjalin dikala makanan Tiongkok serta Jawa dicampur jadi satu. Manisnya lumpia pula jadi bagian adaptasi lidah warga setempat. Meringkas dalam banyak perihal, santapan khas Semarang ini awal kali dipublikasikan pada era ke- 19 serta ialah ilustrasi kombinasi serasi adat Tionghoa serta A- Jawa dalam rasa. Seluruhnya berasal dikala Tjoa Thay Joe yang lahir di Fujian menyudahi buat alih serta bermukim di Semarang, serta membuka industri santapan khas Tionghoa yang memakai daging babi serta anak buluh selaku aksesoris. Tjoa Thay Joe sehabis itu bertemu dengan Mbak Wasih, seorang Jawa lokal, yang pula menjual hidangan yang hampir seragam, tetapi lebih manis dan penuh dengan kentang dan udang.

Seiring waktu berlalu, mereka saling jatuh cinta dan kemudian menikah. Bisnis yang berjalan akhirnya melebur menjadi satu bisnis melalui sedikit perubahan, yang sebenarnya melengkapi kesempurnaan makanan lintas budaya ini. Isi lumpia tersebut diubah menjadi ayam atau udang, dicampur dengan rebung, kemudian dibungkus dengan kulit lumpia khas Tiong Hoa. Keunggulannya yaitu terletak pada udang dan telurnya tidak amis, rebung sangat manis, dan lumpia renyah saat digoreng.

Jajanan ini biasanya dijual di Olympia Park, pasar malam Belanda, tempat dulunya dijual. Oleh karena itu makanan ini dinamakan lumpia. Bisnisnya berkembang begitu pesat sehingga anak-anaknya, Siem Gwan Sing, Siem Hwa Noi dan Siem Swie Kiem yang membuka cabang di Mataram melanjutkan peninggalan ayahnya di Gang Lombok pada tanggal 11.

Di luar dugaan, lumpia mereka menjadi wajah asli keturunan Tionghoa dan masyarakat adat Jawa. Selama ini lumpia Semarang dikenal luas di seluruh Indonesia. Hidangan ini terkenal dengan rasanya yang manis dan gurih, serta ditemani dengan saus manis dan asin, acar dan kucai. Dalam perkembangannya saat ini ada dua jenis lumpia yang bisa dipilih, yaitu lumpia goreng dan lumpia basah.

Baca Juga :  10 Resep Makanan Khas Kalimantan

4. Wajik

Wajik
Yummy App

Wajik adalah salah satu masakan yang ada di Indonesia. Kue berlian memiliki beberapa nama, yang berbeda dari satu tempat ke tempat lain. Nama Wajik sendiri lebih terkenal di Jawa Tengah. Sepotong kue ketupat di Sumatera disebut pulut manis. Wajik dari beras ketan disebut juga beras ketan.

Selain memiliki nama yang berbeda, Indonesia juga memiliki jenis berlian yang beragam. Wajik yang paling terkenal adalah beras ketan, yaitu beras ketan yang terbuat dari beras ketan. Meskipun kue jenis ini sudah banyak dikenal di Indonesia, namun juga sangat terkenal di negara tetangga, sehingga terkadang dianggap sebagai kue khas di negara tetangga Indonesia.

5. Gethuk

Gethuk
Fimela.com

Gethuk merupakan santapan enteng yang terbuat dengan ketela pohon ataupun ketela pohon. Gethuk ialah jajanan yang dapat dengan gampang ditemui di Jawa Tengah serta Jawa Timur. Biasanya gethuk mempunyai rasa manis serta payau yang istimewa. Gethuk pula mempunyai komposisi yang lumayan halus serta bentuk yang menarik.

Ethuk adalah jajanan di Magelang, Jawa Tengah. Saat ini, kota Magelang sendiri disebut sebagai kota Gethuk. Sejarah Gethook dapat ditelusuri kembali ke era kolonial Jepang. Beberapa pendapat meyakini bahwa nasi, makanan pokok saat itu, sangat langka. Oleh karena itu, warga Magelang menggunakan singkong atau singkong sebagai makanan pokok sebagai pengganti nasi.

Suatu hari, seorang warga Magelangkalet, Ali Mohtar, mencoba berinovasi membuat makanan enak berbahan dasar singkong. Ali Mohtar menumbuk singkong yang sudah dikukus dengan gula menjadi pasta, kemudian dibuat gethuk lindri. Saat itu proses peremukan tepung singkong masih manual yaitu dihaluskan dengan lesung. Pada tahun 1985, Mbah Ali berhasil membuat mesin penggiling singkong yang dapat menghasilkan pepaya dalam jumlah banyak dalam waktu yang lebih singkat. Setelah Mbah Ali meninggal, anak dan cucunya melanjutkan pekerjaannya.

Gethuk dari singkong artinya kesederhanaan. Jajan ini juga mengajari kita untuk selalu mensyukuri makanan yang masih kita miliki. Makanan ini juga mengajarkan kita semua untuk terus berinovasi pada hal-hal sederhana di sekitar kita agar lebih bermanfaat, menyenangkan, dan disukai. Dengan berjalannya waktu, persiapan dan format gethuk juga berubah. gethuk lindri adalah salah satu gethuk terpopuler dengan tampilan dan rasa yang enak.

Baca Juga : 6 Masakan Sunda yang Terkenal Enak

6. Klepon

Klepon
Kompas.com

 

Klepon ataupun kelepon ialah santapan ataupun kue khas Indonesia yang ialah jajanan pasar. Santapan enak ini dibuat dari aci ketan yang wujudnya semacam bola kecil bermuatan gula merah setelah itu direbus dengan air mendidih. Klepon yang telah matang itu setelah itu digulung di atas kelapa kukur supaya melekat pada klepon alhasil nampak semacam dilapisi dengan kelapa kukur. Alpukat umumnya ditempatkan dalam media yang dibuat dari daun pisang.

Di Sumatera, Sulawesi dan Malaysia, klepon disebut “onde-onde”, sedangkan di Jawa dan daerah lain di Indonesia, penganan yang disebut onde-onde adalah bihun berisi biji wijen, adonan kacang hijau. Perbedaan pengucapan antara bahasa Jawa dan Sumatera-Malaysia biasanya menjadi penyebab kebingungan dan kebingungan yang parah

7. Jenang

Jenang
Tokopedia

Sekilas, camilan ini terlihat seperti dodol, namun jika diperhatikan lebih dekat, tekstur jenang lebih lembut dari pada dengan dodol. Kuah Cenan ini merupakan jajanan yang populer di kota Kudus, namun juga bisa ditemukan di banyak daerah lain di Jawa. Harganya yang murah meriah dan rasanya manis sehingga banyak penjarah yang memanfaatkannya sebagai oleh-oleh.

8. Cenil

Cenil
Kompas.com

Cenil adalah makanan tradisional Jawa Timur. Cenil digunakan sebagai makanan pengganti oleh masyarakat karena bahan bakunya yang kurang, sehingga masyarakat berinisiatif mengolah sagu menjadi makanan yang disebut cenil yang artinya “centil”, karena makanan tersebut kaya akan warna, jadi menarik para pecinta makanan ini.

Filosofi Cenil adalah mendeskripsikan tekstur yang lengket dan sulit dipisahkan. Ini membuktikan bahwa orang Jawa memiliki sifat persaudaraan yang dekat dan sulit untuk memutuskan ikatan persaudaraan. Cenl dimakan pincuk, kata pincuk sudah cukup dicubit (makasih).

Kenapa cenil masih ada? Karena cenil merupakan makanan tradisional yang sulit ditemukan. Di pasar, hanya ada satu penjual kecil. Mungkin ini karena globalisasi. Terutama anak muda yang mengutamakan gengsi saat ini. Mereka tidak mau bersentuhan, apalagi makanan tradisional seperti gereja-gereja kecil ini. Namun, masih sedikit orang yang masih menyukai cenil karena memiliki rasa yang manis, kenyal, dan lengket yang merupakan perpaduan tiap bahan, serta tampilannya yang berwarna cerah menarik minat pembeli.

Makanan tradisional ini bisa dijual di pasaran. Dalam posisi saya, tata krama biasanya digunakan sebagai hiburan dalam acara-acara seperti PKK, musyawarah pemuda, dan maulid nabi. Saat ini Cenil tidak hanya terbuat dari pati, tetapi juga dicampur dengan nanas dan mie putih.

9. Kue Mendut

Kue Mendut
Langsungenak

Klepon ataupun kelepon ialah santapan ataupun kue khas Indonesia yang terkategori dalam golongan jajanan pasar. Santapan enak ini dibuat dari aci ketan yang dibangun semacam bola kecil, diisi gula merah, setelah itu direbus dengan air mendidih. Klepon yang telah matang itu setelah itu digulung di atas kelapa kukur alhasil melekat pada klepon itu alhasil nampak tertutup oleh parutan kelapa. Umumnya klepon ditempatkan dalam media yang dibuat dari daun pisang.

Biasanya kue mendut ini berwarna hijau dan memiliki rasa pandan. Buat rasa, salah satu jajanan konvensional ini mempunyai rasa yang manis. Komposisi kue mendut nyaris serupa dengan aci beras ketan, elastis serta lengket. Kue mendut ini dibungkus dengan daun pisang.

Caranya mudah. Campur tepung ketan dengan santan hingga menjadi adonan kalis. Kemudian ambil sedikit dan bentuk menjadi lingkaran kecil. Dari adonan bulatan kecil, tambahkan campuran kelapa parut dan gula merah secukupnya. Setelah itu kukus kurang lebih 30 menit. Kue mendut semakin langka, mungkin karena hanya disajikan pada acara-acara tertentu (seperti acara penebusan, pernikahan adat Jawa, dll).

10. Sego Tiwul

Sego Tiwul
iNews.id

Tipe santapan ini dapat memulihkan mereka yang kurang atmosfer desa laman. Paling utama mereka yang bermukim di wilayah Gunungkidul ataupun Wonogiri. Sego tiwul merupakan santapan pengganti nasi yang rasanya lumayan lezat. Tiwul ialah santapan konvensional yang biasa di Jawa, mulai dari Wonogiri, Pacitan, Gunungkidul serta sekelilingnya. Santapan konvensional ini kerap dipakai buat mengambil alih nasi.

Sego tiwul bahannya berasal dari ubi singkong yang bikin kenyang. Singkong yang dipakai untuk pembuatan tiwul harus dikeringkan terlebih dahulu atau biasa disebut dengan singkong kering atau gaplek. Kemudian haluskan singkong hingga menjadi partikel seperti tepung. Tertarik membuat sego tiwul di rumah? Berikut ini adalah komentar dengan referensi

Share this:

Next Post

Nikmat Saat Musim Hujan, Inilah 9 Jenis Masakan Indonesia Berkuah

Eatshowandtell.com – Aneka makanan berkuah di indonesia terlihat enak dan mempesona. Apalagi saat makan dalam kondisi dingin (seperti saat malam hari atau saat musim hujan). Tak sulit mencari sup untuk dijual. Namun, jika Anda ingin melakukannya sendiri, beberapa pilihan resep berikut dapat membantu Anda. Nikmat Saat Musim Hujan, Inilah 9 […]

Subscribe US Now